MY HOLIDAY PENGMAS
MY HOLIDAY BERSAMA KADER SANTRI
Liburan kali ini terasa sangat berbeda bagi saya. Jika biasanya liburan identik dengan bersantai di rumah atau jalan-jalan, kali ini saya berkesempatan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat melalui program MBKM Bina Pesantren di Pondok Pesantren Burhanul Hidayah, Krembung. Kegiatan ini juga menjadi lebih istimewa karena dilaksanakan bersama para dosen yang berkolaborasi langsung dengan mahasiswa.
Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, suasana ruang belajar pesantren dipenuhi dengan semangat para santri. Setelah sebelumnya mereka mendapatkan sosialisasi tentang Generasi Berencana (GENRE), kali ini para santri kader kesehatan remaja melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu membuat dan mempresentasikan life mapping – peta pribadi yang berisi impian, rencana, dan langkah-langkah untuk meraih masa depan.
Sebanyak 22 santri tingkat SMA dan MTs telah menyusun life mapping mereka sejak beberapa hari sebelumnya. Saat melihat kertas-kertas penuh warna berisi tulisan dan gambar impian mereka, saya benar-benar kagum. Ada yang bercita-cita menjadi guru, dokter, perawat, pengusaha, hingga ingin membangun keluarga yang harmonis. Semua dituangkan dengan detail, mulai dari langkah kecil yang harus dilakukan hingga target besar yang ingin diraih.
Dari jumlah itu, 8 santri maju ke depan kelas untuk mempresentasikan rencana hidupnya. Dengan suara yang terkadang bergetar karena gugup, mereka menjelaskan mimpi-mimpi yang ingin diraih, seperti menjaga kesehatan agar tetap produktif, memilih lingkungan pertemanan yang positif, hingga menjauhi hal-hal yang bisa merusak masa depan. Saya bisa merasakan betul bagaimana keberanian mereka diuji, sekaligus bagaimana rasa percaya diri mulai tumbuh.
Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya sekadar melihat para santri berbicara di depan umum, tetapi juga belajar bahwa setiap mimpi membutuhkan komitmen dan dukungan. Saat mereka saling mendengarkan presentasi teman-temannya, saya melihat bagaimana semangat itu menular, membuat satu sama lain semakin yakin bahwa mereka bisa meraih cita-cita.
Liburan kali ini benar-benar berbeda dan bermakna. Saya tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat, tetapi juga mendapat pengalaman berharga tentang arti mimpi, perencanaan, dan usaha. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Burhanul Hidayah ini, saya belajar bahwa liburan bisa menjadi momen untuk tumbuh bersama, menginspirasi, dan memberi dampak positif bagi orang lain.
Komentar
Posting Komentar